Selasa, 17 Maret 2015

Jabatan dalam bidang Akuntansi




Jabatan dalam Bidang Akuntansi

Akuntansi telah mengalami perkembangan pesat ke arah yang sifatnya profesi dalam bidang pekerjaan, seperti kedokteran, arsitektur, notariat, dan lain-lain. Ber bagai profesi atau jabatan dalam bidang akuntansi yang terdapat dalam masyarakat adalah sebagai berikut.

1.  Akuntan Intern (Private Accountant)
Sebuah perusahaan memerlukan jasa dari para akuntan untuk menangani peker jaan akuntansi perusahaan yang antara lain mencakup penghitungan biaya produksi dan harga jual, penyusunan anggaran belanja perusahaan, serta menyusun sistem informasi akuntansi untuk kepentingan manajemen. Untuk kepentingan ini per usahaan mempunyai seorang atau lebih akuntan yang bekerja di perusahaan itu. Akuntan yang bekerja di suatu perusahaan tersebut dinamakan akuntan intern.

2.   Akuntan Publik (Ekstern)
Suatu perusahaan dapat mempunyai seorang pekerja tetap/penuh sebagai akun tan yang bekerja untuk perusahaan tersebut Akan tetapi, suatu perusahaan dapat pula memerlukan pihak ketiga yang diserahi tugas untuk memeriksa laporan keuang an perusahaan tersebut Hal ini terjadi karena pada saat tertentu suatu perusahaan memerlukan jasa akuntan yang bukan berasal dari dalam perusahaan. Misalnya, perusahaan akan mengeluarkan laporan keuangan untuk pihak luar sehingga laporan itu periu diperiksa dan dinilai oleh akuntan dari luar perusahaan (pihak ketiga) dengan tujuan agar hasil pemeriksaan dan penilaian (pendapat) mengenai kondisi keuangan dan hasil yang dicapai oleh perusahaan bersifat objektif Akuntan pihak ketiga yang melayani jasa iniJz/wg/pemeriksaan akuntansi bagi perusahaan-perusahaan tersebut dinamakan akuntan publik atau akuntan ekstern. Para akuntan publik biasanya mem buka kantor akuntan yang dilakukan secara perseorangan maupun bekerja sama dengan akuntan publik lainnya. Mereka juga memberikan pelayanan kepada pihak lain (klien) yang memerlukan, misalnya nasihat di bidang perpajakan, penyusunan sistem akuntansi, dan pelayanan konsultasi manajemen.

3.    Akuntan Pemerintah
Akuntansi tidak hanya dibutuhkan oleh suatu perusahaan atau organisasi bisnis lainnya, seperti bank, supermarket, rumah sakit, dan lain-lain. Akuntansi juga di perlukan dalam lembaga-lembaga non-bisnis seperti lembaga pemerintahan. Karena itu lembaga pemerintahan, misalnya BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan dan Pem bangunan), Direktorat Pajak, Departemen Penerangan dan departemen lainnya, juga memerlukan para akuntan yang bertugas menangani dan mengawasi keuangan negara. Para akuntan yang bekerja pada berbagai lembaga/kantor pemerintahan ter sebut disebut sebagai akuntan pemerintah.

4.   Akuntan Pendidik
Seorang akuntan ada pula yang bekerja di dunia pendidikan. Akuntan jenis inilah yang disebut sebagai akuntan pendidik. Akuntan pendidik biasanya bekerja sebagai dosen di perguruan tinggi (universitas, sekolah tinggi, akademi). Pekerjaan mereka adalah menyiapkan calon-calon akuntan dengan mendidik serta memberikan ilmu akuntansi.


Jenjang jabatan di bidang akuntansi yang ada pada suatu perusahaan secara umum :
1.      Manajer akuntansi
Manajer akuntansi adalah kepala bagian atau departemen akuntansi yang bertugas untuk merancang system pembukuan, mengatur dan mengorganisir pembukuan, mengawasi pelaksanaan pembukuan dan menyediankan laporan keuangan.

2.      Asisten manajer akuntansi
Asisten manajer akuntansi bertugas membantu manajer akuntansi dalam melaksanakan tugasnya.

3.      Penata buku (book keeper)
             Sebagai pelaksana pembukuan harus memiliki kemampuan sebagai berikut:
a.       Menyiapkan bukti transaksi
b.      Menganalisis transaksi
c.       Mencatat transaksi ke dalam buku jurnal
d.      Mencatat transaksi dalam buku pembantu
e.       Mencatat data dari buku jurnal ke dalam buku besar umum
f.       Membuat kertas kerja laporan keuangan (neraca lajur)
g.      Menyusun laporan keuangan.

 *SEMOGA BERMANFAAT :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar